ALT/TEXT GAMBAR
News Update :

Berita Timnas

Liga Indonesia

Kisruh Nasional

Kabar Klub

Tampilkan postingan dengan label Kisruh Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisruh Nasional. Tampilkan semua postingan

La Nyalla Isyaratkan Lepas Pemain ISL ke Timnas

Selasa, 25 Desember 2012


Jakarta - Ketua KPSI La Nyalla Mattalitti mengisyaratkan akan melepas pemain-pemain Indonesia Super League (ISL) ke timnas Indonesia. Ia menyerahkan masalah penyerahaan pemain kepada Task Force.

Pelatih Timnas Nil Maizar sebelumnya telah menyatakan dirinya akan memanggil 14 pemain ISL untuk mengikuti kualifikasi Piala Asia 2015. Sementara 16 pemain dari skuat terakhir di Piala AFF 2012.

Menanggapi hal tersebut, La Nyalla mengaku belum mau mengambil keputusan apa pun. Dia lebih memilih menyerahkannya kepada tim Task Force.

"Kami menyerahkan semua itu ke Task Force. Kalau mereka mengizinkan mengapa tidak," ujar La Nyalla di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (20/12/2012).

Meskipun nantinya mau melepas pemain ISL ke timnas, La Nyalla menegaskan hal itu tidak berarti dia ingin berdamai dengan PSSI. Ia pun kembali mengatakan tidak akan meminta maaf.

"Haram bagi saya untuk minta maaf. Mereka yang harusnya meminta maaf. Sesuai MoU kami ini dikembalikan tanpa syarat," kata La Nyalla.

PSSI malam ini rencananya akan mengumukan 30 pemain untuk berlaga di kualifikasi Piala Asia 2015. Timnas akan mulai menjalani pemusatan latihan mulai 6 Januari 2013.

KPSI Ancam Pemain ISL Yang Bela Timnas

Djamal Aziz - net

GLI - Sikap tegas akan ditempuh KPSI jika terdapat klub-klub peserta Indonesia Super League (ISL) yang tetap melepas pemainnya memperkuat tim nasional Indonesia untuk kualifikasi Piala Asia 2015.

Pasalnya, organisasi pimpinan La Nyalla Mahmud Mattalitti tersebut menegaskan, baru mengeluarkan izin jika Timnas sudah dibentuk task force bentukan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

"Para pemain ISL akan mendapatkan restu membela Timnas jika sudah ditangani Task Force," terang anggota KPSI, Djamal Aziz.

Bahkan dikatakannya, jika ada yang tetep ngotot ke Timnas, maka akan mendapatkan sanksi.

"Kami mengizinkan pemain ISL bergabung ke Timnas hanya untuk tampil di SEA Games. Sebab, yang meminta adalah Task force yaitu, KONI. Pelatih yang dipilih pun Rahmad Darmawan," ujarnya.

Sementara itu, salah satu anggota Task force, Djoko Pekik Irianto sebelumnya telah mengungkapkan, bahwa Task force tidak memiliki wewenang di dalam pembentukan Timnas. Task force hanya bertugas untuk membantu PSSI dan KPSI menyelesaikan konflik sepak bola nasional. (bola.net)

Editorial

Dunia Bola

 
© Copyright GALERI LIGA INDONESIA 2012 | Design edited by Venom | Published by Borneo Templates| Powered by Blogger